Berita

Pemkab Kapuas Salurkan Bantuan Korban Kebakaran dan Angin Puting Beliung

×

Pemkab Kapuas Salurkan Bantuan Korban Kebakaran dan Angin Puting Beliung

Share this article
Pemkab Kapuas Salurkan Bantuan Korban Kebakaran dan Angin Puting Beliung

Kapuas, pojokindonesia.com – Bupati Kapuas H M Wiyatno didampingi Seda Usis I Sangkai, Kepala Dinas Kesehatan dr Agus Waluyo MM dan Kepala BPBD Pangeran S Pandiangan menyerahan bantuan terhadap warga terdampak musibah kebakaran dan angin puting beliung.dilaksanakan di Halaman Kantor BPBD Kapuas Senin, 04/05/2026.

Dihadiri seluruh Korban terdampak yang berasal dari Kecamatan Kapuas Hulu, Timpah dan Kecamatan Selat.

Pemerintah Kabupaten Kapuas menyalurkan bantuan bagi korban kebakaran dan angin puting beliung yang terjadi Maret–April 2026 di lima kecamatan.

Sebanyak 25 rumah rusak dengan rincian: 12 rusak berat, 3 semi permanen rusak berat, 4 rusak sedang dan 6 rusak ringan. Bantuan diberikan berupa dana tunai mulai Rp 5–30 juta per rumah sesuai tingkat kerusakan, serta sembako dan peralatan dapur. Total nilai bantuan mencapai Rp675 juta.


Bupati Kapuas H M Wiyatno dalam sambutannya menyampaikan, bantuan yang sederhana ini, semoga dapat memberikan manfaat sebaik-baiknya bagi Bapak Ibu sekalian yang terkena bencana. Kami harap dana yang tersedia ini dapat digunakan secara tepat guna sesuai kebutuhan.

“Bapak Ibu yang saya hormati, saat kita memasuki musim kemarau ini, kita semua perlu meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap risiko kebakaran lahan dan lingkungan. Semoga dengan langkah pencegahan yang baik, kejadian serupa tidak akan terulang kembali di masa mendatang,” ujar Wiyatno.

Selanjut Bupati Kapuas mengatakan, wilayah kita memiliki cakupan yang luas, sebelumnya kami telah berkunjung ke Sei Pinang, Desa Jakatan Masaha, di mana terdapat 3 warga yang rumahnya mengalami kebakaran.

“Sebagai bentuk perhatian, kami meluangkan waktu untuk meninjau lokasi serta berdiskusi dengan para pihak, termasuk investor. Alhamdulillah, meskipun belum ada alokasi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, kebutuhan warga di sana sudah dapat segera ditangani,” katanya.

Perlu diketahui, untuk menjangkau wilayah Sungai Pinang dibutuhkan waktu tempuh sekitar 10–12 jam melalui wilayah Kabupaten Pulang Pisau dan Kota Palangka Raya. Hal ini menjadi catatan penting bagi kita semua. Anggaran daerah saat ini berada di angka 2,6 triliun rupiah.

Dari jumlah tersebut, sekitar 1,25 triliun rupiah digunakan untuk pembayaran gaji dan tunjangan pegawai.Kami berkomitmen, dalam beberapa tahun ke depan perjalanan menuju daerah terjauh tidak perlu lagi melewati wilayah lain. Ini bukan sekadar janji, karena dana yang tersedia sudah cukup.

Tahun ini pembangunan jalan menuju Basarang -Batanjung sepanjang 25 kilometer akan diselesaikan, menyusul 54,9 kilometer yang sudah dikerjakan pada tahun 2025. Tersisa 31 unit jembatan yang akan dibangun pada tahun 2027, tanpa mengurangi hak tunjangan para pegawai.
Untuk ruas jalan Kapuas Mantangai, masih tersisa 3–4 kilometer di wilayah Ladang yang belum beraspal, dan sudah dianggarkan pengerjaannya pada tahun ini.

Selanjutnya pada tahun 2027, pembangunan akan dilanjutkan secara menyeluruh meliputi ruas dari Mentangai ke Timpah,kemudian Timpah Pasak Talawang, Timpa dan sekitarnya.

Kepada rekan-rekan wartawan, saya berharap ke depannya anggota DPRD tidak lagi membedakan pembangunan berdasarkan daerah pemilihan, melainkan kita laksanakan pembangunan secara merata untuk kemajuan seluruh wilayah. Bantuan diserahkan secara simbolis secara langsung kepada masing warga terdampak oleh Bupati. uhkps

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *