KUALA KAPUAS, pojokindonesia.com — Festival Seni Qasidah (FSQ) ke-XII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 yang telah berlangsung sejak 15 Oktober 2026 resmi ditutup pada Minggu malam, 18 Oktober 2026. Acara penutupan berlangsung di Kompleks Islamic Center Masjid Agung Al-Mukarramah Amanah, Kuala Kapuas.
Hadir dalam acara penutupan Bupati Kapuas H.M. Wiyatno, S.P. bersama Wakil Bupati Dodo, S.P., M.A., Sekretaris Daerah DR. Usis I. Sangkai, S.Hut., M.Si., Asisten II Pemprov Kalteng yang mewakili Gubernur, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah, unsur FORKOPIMDA Kabupaten Kapuas, jajaran Pemkab Kapuas, Kepala Kemenag Kabupaten Kapuas, dewan juri, kafilah beserta official dari 13 Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah, serta para undangan.
Ketua Panitia Pelaksana sekaligus Ketua Harian LASQI Kabupaten Kapuas, DR. Suwarno Muriyat, S.Ag., M.Pd., dalam laporannya yang dibacakan oleh Sekretaris LASQI Kabupaten Kapuas menyampaikan bahwa festival ini diselenggarakan dengan beberapa tujuan utama:
– Meningkatkan kecintaan generasi muda terhadap seni dan budaya bernuansa Islami;
– Mengangkat tema: “Harmoni Seni Qasidah dalam Bingkai Huma Betang — Merawat Kerukunan, Menguatkan Persatuan, dan Melestarikan Budaya”;
– Melestarikan seni qasidah sebagai warisan budaya tradisi Islami di Kalimantan Tengah;
– Memperkokoh silaturahmi antar masyarakat dan seniman dalam semangat Huma Betang;
– Memberikan ruang ekspresi dan apresiasi bagi generasi muda untuk berkarya secara positif.
Panitia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta atas semangat dan partisipasinya. Kepada para pemenang diucapkan selamat dan diharapkan sukses mewakili Kalteng di tingkat nasional. Bagi peserta yang belum beruntung, diharapkan terus berkarya dan berprestasi.
Terima kasih juga disampaikan kepada dewan juri, seluruh panitia, FORKOPIMDA, Pemerintah Kabupaten Kapuas, instansi terkait, BUMN, BUMD, perbankan, dan lembaga pendidikan yang telah mendukung terselenggaranya acara ini dengan lancar dan tertib.
Sambutan Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran dibacakan oleh Bupati Kapuas H.M. Wiyatno, S.P. Dalam sambutannya disampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya festival ini.
“Sukses ini adalah sukses kita bersama,” ujar Bupati Wiyatno saat membacakan sambutan Gubernur.
Selamat disampaikan kepada para pemenang agar tetap rendah hati dan terus berlatih untuk menghadapi ajang nasional. Bagi peserta yang belum juara, pesannya: “Kemenangan itu penting, tetapi yang jauh lebih penting adalah pengalaman, kebersamaan, dan persaudaraan. Semangat kebersamaan — Huma Betang — itulah kekuatan utama kita.”
Lebih lanjut, disampaikan pula ajakan untuk bersatu menghadapi bencana Karhutla yang masih melanda wilayah Kalteng.
“Mari kita bergandengan tangan mencegah dan menanggulangi Karhutla! Yang kita butuhkan bukan saling menyalahkan, melainkan saling menguatkan dan bekerja sama mencari jalan keluar.”
Acara ditutup dengan doa bersama, berharap bencana Karhutla segera berlalu, serta petugas dan relawan senantiasa diberikan kesehatan dan keselamatan. Secara resmi, Festival Seni Qasidah ke-XII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 dinyatakan TUTUP, diakhiri dengan pantun:
Pergi haji ke Tanah Suci Mekah,
Tunaikan ibadah panggilan jiwa.
FSQ di Kapuas membawa berkah,Untuk Kalimantan Tengah maju dan sejahtera.
Berdasarkan keputusan Dewan Juri,Berikut 5 Kabupaten yang menduduki peringkat Juara Umum,Juara Umum I Kabupaten Kapuas,Juara Umum II Kabupaten KOTIM,Juara III Kabupaten Murung Raya,Juara Umum IV Kabupaten Katingan dan Juara Umum V Kabupaten Pulang Pisau.uhkps












