Kab Kapuas

Kabut Asap Pekat Selimuti Kapuas, 3.659 Hektare Lahan Terbakar — Ini Wilayah Terparah & Imbauan Penting Bagi Warga

×

Kabut Asap Pekat Selimuti Kapuas, 3.659 Hektare Lahan Terbakar — Ini Wilayah Terparah & Imbauan Penting Bagi Warga

Share this article
Kabut Asap Pekat Selimuti Kapuas, 3.659 Hektare Lahan Terbakar — Ini Wilayah Terparah & Imbauan Penting Bagi Warga

Kapuas, pojokindonesia.com — Kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) masih menyelimuti Kabupaten Kapuas pada Jumat, 9 Oktober 2026. Status tanggap darurat bencana Karhutla dan kekeringan pun masih diperpanjang, dengan total luasan lahan yang terbakar mencapai 3.659 hektare. Kondisi ini menyebabkan penurunan jarak pandang yang signifikan, terutama pada pagi hari, serta penurunan kualitas udara yang mengancam kesehatan masyarakat.

Wilayah dengan Dampak Paling Parah

Berdasarkan data kumulatif sebaran titik panas, luasan lahan terbakar, dan dampak kesehatan dari Posko Satgas Karhutla, berikut rincian wilayah terdampak terberat:

– Kecamatan Mantangai: Menjadi wilayah terparah dengan luasan lahan terbakar terbesar mencapai 1.903,15 hektare serta mencatat 504 titik panas tertinggi. Jumlah kasus ISPA tercatat 354 kasus.
​
– Kecamatan Selat: Menjadi wilayah dengan dampak kesehatan paling parah, tercatat 624 kasus ISPA. Stasiun pemantauan kualitas udara di Selat Hulu sempat mencatat angka ISPU hingga 722 (Kategori Berbahaya).
​
– Kecamatan Kapuas Tengah: Mengalami kabut asap ekstrem yang sempat membuat suasana di Desa Pujon gelap gulita layaknya malam hari di siang pagi akibat pekatnya asap.
​
– Kecamatan Dadahup & Kapuas Timur: Masing-masing tercatat 309,9 hektare dan 196,5 hektare lahan terbakar. Jalur Trans-Kalimantan di kawasan Anjir kerap tertutup asap tebal yang mengganggu kelancaran lalu lintas.

Peringatan dan Imbauan Keselamatan untuk Warga

1. Kurangi aktivitas di luar ruangan — Hindari keluar rumah jika tidak mendesak. Anak-anak, lansia, dan penderita penyakit jantung/paru-paru diharapkan tetap berada di dalam ruangan.
​
2. Gunakan masker — Jika terpaksa keluar rumah, gunakan masker medis atau N95 untuk melindungi diri dari partikel halus PM2.5 yang berbahaya bagi pernapasan.
​
3. Hati-hati di jalan raya — Kurangi kecepatan saat berkendara di area berkabut asap tebal, nyalakan lampu kendaraan, dan menepi jika jarak pandang sangat terbatas guna mencegah kecelakaan.
​
4. DILARANG membakar lahan — Pembakaran sampah maupun pembersihan lahan dengan api terbuka dilarang keras, mengingat kondisi tanah gambut yang sangat kering dapat dengan mudah memicu kebakaran yang meluas. uhkps

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *