PENAJAM, pojokindonesia.com – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menargetkan bantuan hewan kurban dari pemerintah dapat menjangkau seluruh masjid yang berada di lingkungan masyarakat kurang mampu pada momentum Idul Adha tahun-tahun mendatang.
Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin saat ditemui di ruang kerjanya, Sabtu (31/5/2025). Ia menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat serta bentuk dukungan pemerintah terhadap kegiatan keagamaan di daerah.
“Kami ingin tahun depan masjid-masjid yang berada di lingkungan masyarakat kurang mampu bisa menerima satu ekor sapi kurban dari pemerintah,” ujarnya.
Pemkab PPU berencana mengoordinasikan penyaluran hewan kurban melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan pemerintah daerah, termasuk kecamatan, badan, dan sekretariat.
Menurut Waris, masing-masing OPD akan dilibatkan secara aktif dalam proses distribusi hewan kurban agar lebih tepat sasaran dan menjangkau masjid-masjid yang benar-benar membutuhkan.
“Kepedulian ini menunjukkan bahwa pemerintah hadir untuk masyarakat. Target kami, bantuan ini dapat diperluas, tetapi tetap berdasarkan prioritas wilayah yang masyarakatnya kurang mampu,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa penyaluran hewan kurban tidak dilakukan secara merata ke seluruh masjid, melainkan berdasarkan pertimbangan sosial dan ekonomi warga di sekitar lokasi penerima.
“Penyaluran ini sifatnya selektif. Kami melihat mana wilayah yang memang layak dan membutuhkan, bukan membagi rata ke semua masjid,” katanya.
Pada Idul Adha tahun ini, Pemkab PPU telah menyalurkan sebanyak 90 ekor sapi kurban ke empat kecamatan yang ada di wilayah kabupaten. Waris berharap distribusi bantuan tersebut dapat terus ditingkatkan cakupannya secara berkelanjutan.
Langkah ini disebutnya sejalan dengan komitmen pemerintah dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan keagamaan kepada masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan dan kawasan dengan tingkat kesejahteraan rendah. (ADV)












