PENAJAM, pojokindonesia.com – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menyatakan komitmennya untuk menyukseskan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XVII Kalimantan Timur tahun 2025, meskipun masih menghadapi sejumlah kendala terkait infrastruktur dan keterbatasan anggaran.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) PPU, Andi Singkerru, mengungkapkan bahwa berbagai langkah antisipatif telah disiapkan, termasuk mengalihkan beberapa pertandingan ke daerah terdekat jika sarana di PPU belum memadai.
“Salah satunya cabang olahraga renang yang rencananya akan digelar di Balikpapan, karena fasilitas kolam renang yang ada di PPU belum memenuhi standar,” ujarnya saat ditemui di Penajam, Sabtu (31/5/2025).
Popda XVII Kaltim dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2025 dan akan mempertandingkan 20 cabang olahraga. Disdikpora menyebutkan bahwa beberapa fasilitas utama yang tengah disiapkan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan antara lain Stadion Panglima Sentik, Dome Anden Oko, Graha Pemuda PPU, serta Gedung Serbaguna di Kelurahan Gunung Seteleng.
Namun demikian, kondisi sejumlah sarana dan prasarana masih perlu dilakukan pembenahan agar siap digunakan saat pelaksanaan.
Selain infrastruktur, aspek pembiayaan juga menjadi perhatian. Dari total kebutuhan yang belum dirinci secara terbuka, hingga kini tersedia anggaran sebesar Rp10 miliar, yang berasal dari APBD PPU senilai Rp7 miliar serta dukungan dari Pemprov Kaltim melalui Dispora Kaltim sebesar Rp3 miliar.
“Kami telah diminta langsung oleh Bapak Bupati PPU untuk segera menyampaikan permohonan resmi ke provinsi guna mendapatkan tambahan dukungan anggaran,” jelas Andi.
Menurutnya, upaya koordinasi dengan Pemprov Kaltim masih terus dilakukan agar kebutuhan penyelenggaraan Popda sebagai ajang olahraga pelajar tingkat regional dapat terpenuhi tanpa mengurangi kualitas pelaksanaan.
Popda XVII Kaltim akan melibatkan seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Timur dengan peserta dari kalangan pelajar. Cabang olahraga yang dipertandingkan meliputi atletik, sepak bola, pencak silat, bulu tangkis, bola voli, tenis meja, anggar, senam, renang, dan lainnya.
Andi menegaskan bahwa Pemkab PPU tetap optimistis menyambut pelaksanaan Popda meskipun sejumlah tantangan harus dihadapi.
“Prinsipnya, sebagai tuan rumah, kami tetap berkomitmen memberikan yang terbaik. Penyesuaian dan evaluasi terus kami lakukan agar Popda berjalan sukses dan memberikan dampak positif bagi pelajar dan daerah,” pungkasnya. (ADV)












