Jakarta,Pojoindonesia.com – Usulan penambahan pagu indikatif Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) pembinaan Ideologi memperoleh persetujuan dari Fraksi Partai Amanat Nasional DPR RI.
Persetujuan penambahan tersebut di sampaikan Anggota DPRRI Komisi XIII dari Fraksi PAN Pangeran Khairul Saleh,dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XIII DPR RI dengan BPIP di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/6/2026).
Legislator Asal Daerah Pemilihan Provinsi Kalimantan Selatan, dengan tegas menilai pagu indikatif anggaran BPIP masih perlu ditambah,mengingat peran strategis pentingnya dari institusi ini demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Peran BPIP sangat penting dalam pembinaan ideologi Pancasila, terutama untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia di tengah berbagai tantangan kebangsaan.
“Adanya institusi ini adalah untuk membina generasi muda agar bisa menjaga keutuhan NKRI memperkuat persatuan bangsa.
Mestinya lanjut Pangeran, inti daripada adanya institusi ini adalah untuk membina generasi muda agar bisa menjaga keutuhan NKRI,memperkuat persatuan bangsa,membentengi dari Ideologi yang menyimpang,membentuk karakter generasi muda,dan juga termasuk landasan etika bernegara.
Mengingat peran pentingnya tersebut usulan penambahan anggaran di Pagu Indikatif perlu memperoleh dukungan.
“Dari pagu yang ada kami melihat masih banyak yang harus kita tambah”,imbuhnya.
Pangeran mempertanyakan bagaimana pembinaan generasi muda, penguatan karakter bangsa, serta upaya membentengi masyarakat dari ideologi menyimpang dapat berjalan optimal apabila anggaran yang tersedia masih terbatas.
“Saya melihat di sini,kalau pagu indikatif 2027 cuman pembinaan Ideologi Pancasila 10 Miliar nih mau di bawa kemana BPIP ini kan?”,kata Pangeran.
“Apalagi BPIP ini sangat penting karena pembinaan ideologi ini terkait dengan untuk menjaga keutuhan NKRI”,tegasnya.
Karena itu, Pangeran Khairul Saleh menyetujui usulan kenaikan anggaran BPIP. la menegaskan bahwa penguatan ideologi Pancasila bukan sekadar program seremonial, melainkan bagian penting dari upaya memperkuat persatuan bangsa, menjaga etika bernegara, dan memastikan generasi muda tetap berpegang pada nilai-nilai kebangsaan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Jadi saya sepakat kalau memang Pak Yudian meminta tambahan yang mana kami melihat di pagu Indikatif 2027,10 Miliar.Usulan pak Yudian ini 239 Miliar menjadi 249 Miliar,secara prinsip Fraksi Amant Nasional menyetujui”,pungkas Pangeran menyampaikan persetujuan usulan penambahan Pagu Indikatif 2027 untuk Badan Pembina Ideologi Pancasila.
Indra












