Kab Kapuas

Satgas Karhutla Kapuas Kerahkan Pemadaman Darat dan Udara di Mantangai, Distribusikan Air Bersih ke Warga Terdampak

×

Satgas Karhutla Kapuas Kerahkan Pemadaman Darat dan Udara di Mantangai, Distribusikan Air Bersih ke Warga Terdampak

Share this article
Satgas Karhutla Kapuas Kerahkan Pemadaman Darat dan Udara di Mantangai, Distribusikan Air Bersih ke Warga Terdampak

Kapuas, pojokindonesia.com – Satgas Posko Induk Penanganan Darurat Bencana Kekeringan dan Karhutla Kabupaten Kapuas terus mengerahkan kekuatan gabungan untuk memadamkan titik‑titik kebakaran hutan dan lahan, khususnya di Kecamatan Mantangai pada Sabtu (7/11/2026). Penanganan digabungkan antara pemadaman darat di lokasi yang sulit dijangkau serta dukungan pemadaman udara (water drop) dari Satgas Udara Provinsi Kalimantan Tengah.

Berdasarkan laporan harian Pos Komando Satgas Karhutla Kabupaten Kapuas per 7 November 2026, total keseluruhan titik panas sepanjang tahun 2026 hingga tanggal tersebut mencapai 57.292 titik panas dengan luas area terbakar kumulatif 5.424,56 hektare. Kecamatan Mantangai masih menjadi wilayah dengan jumlah titik panas tertinggi, yakni 37.557 titik panas. Sementara pada tanggal 7 November saja tercatat 221 titik panas tersebar di sejumlah kecamatan, dengan konsentrasi terbesar di Mantangai dan Timpah.

Operasi Pemadaman Sabtu 7 November 2026

1. Perbatasan Mantangai Tengah‑Mantangai Hilir
Tim gabungan Posko Lapangan Mantangai yang terdiri dari Koramil, Polsek, Brimob NTB, serta unsur kecamatan melakukan patroli sekaligus pemadaman pada lahan seluas ±2 hektare, berhasil dipadamkan ±0,5 hektare. Kendala utama lokasi sangat terpencil, minim akses darat‑sungai, sumber air terbatas, serta gangguan komunikasi. Kondisi lokasi api padam berasap.
​
2. Desa Tumbang Mangkutup, Kecamatan Mantangai
Tim gabungan KPHL Kapuas Kahayan, Manggala Agni, Tim Riset Tuanan, Borneo Nature Foundation, dan MPA Lestari Tumbang Mangkutup bekerja dari pukul 08.00‑17.00 WIB. Lokasi hanya dapat dijangkau berjalan kaki ±6‑8 km. Tim membagi menjadi empat regu, membangun sumur bor baru, melakukan blocking area, pemantauan drone, serta pemadaman. Sebanyak ±1,5 hektare berhasil dipadamkan, namun api di area yang tersebar belum sepenuhnya padam dan berpotensi meluas.
​
3. Dukungan Pemadaman Udara (Water Drop)
Satgas Udara Provinsi Kalimantan Tengah yang didukung BNPB, BPBD Kalteng dan mitra terkait melaksanakan water drop di dua titik Kecamatan Mantangai, yaitu Desa Katunjung serta Desa Tumbang Mangkutup guna menekan laju api.

Selain pemadaman karhutla, Posko Induk bersama PMI Kapuas menyalurkan air bersih gratis untuk warga yang kekurangan air bersih di Desa Basungkai dan Desa Lunuk Ramba Kecamatan Basarang. Tim patroli Posko juga melakukan pengecekan ke Desa Sei Kayu Kecamatan Kapuas Barat dan area belakang SMAN 3 Kuala Kapuas; hasil pantauan tidak ditemukan titik api baru.

Kepala Pelaksana BPBD Kapuas selaku Komandan Pelaksana Harian Satgas Karhutla, Pangeran S. Pandiangan, mengingatkan masyarakat agar sama sekali tidak melakukan pembakaran lahan di musim kemarau. Masyarakat diminta segera melaporkan apabila melihat titik api ke call center Posko Induk: 0812‑5563‑5310 / 0897‑8391‑3860.

“Kondisi lahan gambut masih sangat rentan terbakar. Kami tetap siaga dua puluh empat jam, mengerahkan personel darat serta meminta dukungan pemadaman udara untuk titik‑titik yang sulit dijangkau. Kami juga terus mendistribusikan air bersih ke desa‑desa yang terdampak kekeringan,” tegas Pangeran.

Satgas juga mengimbau warga di wilayah yang terdampak kabut asap untuk menggunakan masker, mengurangi aktivitas luar ruangan, serta segera berobat ke Puskesmas terdekat apabila mengalami gangguan pernapasan.uhkps

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *