Banjarmasin,pojokindonesia.com – Penggunaan Alokasi DANA Desa yang sangat besar untuk mendukung pelaksanaan Koperasi Desa Merah Putih dinilai tidak sebanding,mengingat Kepala Desa juga memiliki Visi misi yang harus di jalankan.
Ketua APDESI Kabupaten Tanah Laut Samsiar saat Silaturrahmi Kepada Desa se- Provinsi Kalimantan Selatan memaparkan kepada Wartawan terkait dilema penggunaan Dana Desa yang sangat besar nilainya untuk mendukung Koperasi Merah Putih.
“Terlalu tinggi nilainya tidak sebanding,yang jelas semua Kades tidak bisa menjalankan visi misi sebagai Kades terpotong oleh visi misi dari pusat”,tegas Samsiar,di Banjarmasin,Senin (30/12/2025).
Lebih lanjut Samsiar menjelaskan,saat ini kita dari Desa di minta untuk membikin gerai,sedangkan kita dari desa rata rata belum memiliki yang namanya tanah untuk pembangunan Gerai.
“Untuk pembikinan gerainya sesuai arahan dari Kementerian keuangan dari 60 Triliun Dana Desa 40 Triliunnya untuk di gunakan pembangunan Gerai seluruh Indonesia”,kata Samsiar.
Dana desa akan di arahkan kesitu,bukannya kami tidak mau,cuman kalau terlalu tinggi nilainya tidak sebanding,jelasnya.
Selain itu persoalan yang di hadapi desa adalah penyediaan lahan untuk pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih,mengingat tidak semua desa memiliki lahan untuk pembuatan gerai.
“Untuk sekarang kita dari desa di minta untuk membikin gerai,sedangkan kita dari desa rata rata belum punya yang namanya tanah,”tegas Samsiar.(indra)












