MARABAHAN, pojokindonesia.com– Kabupaten Barito Kuala (Batola) untuk pertama kalinya menjadi tuan rumah event trail yang memadukan olahraga, petualangan, dan eksplorasi potensi alam melalui Trail Adhyaksa Community & Almatsay “Jelajah Alam Marabahan” (JAM), Sabtu (8/8/2026).
Mengusung tema “Tantang Diri, Taklukkan Alam, Nikmati Marabahan”, kegiatan tersebut mengambil titik start dan finish di kawasan Long Storage, Kelurahan Ulu Benteng, Kecamatan Marabahan.
Lebih dari 150 rider ambil bagian dalam event tersebut. Peserta tidak hanya berasal dari berbagai daerah di Kalimantan, tetapi juga datang dari luar Pulau Kalimantan.
Kehadiran para rider dari berbagai daerah menjadikan Jelajah Alam Marabahan tidak sekadar ajang olahraga dan silaturahmi antar-komunitas, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan Marabahan dan Kabupaten Barito Kuala sebagai daerah yang memiliki potensi wisata alam untuk dieksplorasi.
Para peserta diajak menaklukkan beragam medan sekaligus menikmati panorama alam yang menjadi bagian dari perjalanan mereka di wilayah Batola.
Sejumlah kelas turut dipertandingkan dalam event tersebut, di antaranya Build Up SE, Lokal Open Pro Non SE, Pemula Borneo, Bebek Modif, 40 UP kelahiran 1986, 50 UP, serta Women.
Selain mengedepankan semangat petualangan, kegiatan juga membawa pesan kepedulian terhadap lingkungan melalui slogan “Jaga Alam, Jaga Saudara, Gaspol Tanpa Merusak.”
Kepala Kejaksaan Negeri Barito Kuala, Andrianto Budi Santoso, mengatakan kegiatan tersebut digelar dalam rangka menyambut Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia dan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Ia mengapresiasi antusiasme para peserta dan dukungan berbagai pihak sehingga kegiatan Jelajah Alam Marabahan dapat terlaksana dengan baik.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia penyelenggara dan Bupati Barito Kuala yang memberikan dukungan khusus terhadap kegiatan ini. Ada peserta yang menempuh perjalanan dari luar pulau demi berpartisipasi di Bumi Ije Jela. Ini membuktikan bahwa semangat otomotif mampu menyatukan kita,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran peserta dari luar daerah menjadi bukti bahwa kegiatan otomotif dapat menjadi salah satu media untuk memperkenalkan potensi daerah.
Melalui Jelajah Alam Marabahan, peserta tidak hanya mendapatkan pengalaman menaklukkan medan, tetapi juga dapat mengenal lebih dekat karakter alam dan potensi wisata Kabupaten Barito Kuala.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi agenda yang terus dikembangkan sehingga mampu menarik lebih banyak komunitas otomotif sekaligus memberikan dampak positif bagi promosi pariwisata dan perekonomian masyarakat lokal.
Nang












