BANJARMASI, pojokindonesia.com – Kursi jabatan Sekretaris Daerah definitif yang sempat kosong kini akhirnya terisi. Ichrom Muftezar yang sebelumnya menduduki jabatan Kepala Dinas Lingkungan Hidup resmi dilantik sebagai Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin oleh Wali Kota Banjarmasin, H. Muhammad Yamin HR didampingi Wakil Wali Kota, Hj. Ananda di Lobby Balai Kota Banjarmasin, Rabu (20/5/2026). Pelantikan tersebut menjadi sorotan karena di tengah tingginya tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik, Sekda yang baru justru membuka ruang kritik dan evaluasi terhadap kinerjanya sejak hari pertama menjabat.
Dalam sambutannya, Wali Kota Banjarmasin H. Muhammad Yamin HR menegaskan posisi Sekda bukan sekadar jabatan administratif, melainkan pusat penggerak birokrasi yang menentukan efektivitas jalannya pemerintahan daerah. Ia menilai tantangan birokrasi saat ini semakin kompleks karena masyarakat menuntut pelayanan yang cepat, transparan, dan mampu memberikan solusi nyata terhadap persoalan di lapangan.
“Sekda harus menjadi motor penggerak birokrasi yang cepat, profesional, responsif, adaptif, dan berorientasi pada hasil. Pemerintah harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata,” ujar Wali Kota Banjarmasin, H. Muhammad Yamin HR di hadapan unsur Forkopimda, kepala SKPD, pejabat lingkup Pemerintah Kota Banjarmasin, tokoh masyarakat, serta tamu undangan yang hadir.
Menurutnya, Pemerintah Kota Banjarmasin saat ini terus berupaya dalam menguatkan soliditas aparatur dan membangun semangat reformasi birokrasi. Dirinya meminta Sekda baru mampu menjaga harmonisasi organisasi sekaligus menciptakan budaya kerja yang produktif dan solutif.
Sementara itu, Ichrom Muftezar menegaskan dirinya siap menerima kritik dan masukan dari masyarakat maupun internal pemerintahan selama menjalankan amanah sebagai Sekda. Bahkan, ia meminta seluruh pihak tidak segan mengingatkannya apabila dinilai lalai dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab jabatan.
“Saya siap dikritik dan diberi saran. Kalau saya lalai, tolong diingatkan. Kita ingin mewujudkan visi dan program Banjarmasin Maju Sejahtera dengan kerja bersama,” tegas Ichrom usai pelantikan.
Ia juga menekankan pembangunan kota tidak dapat dilakukan hanya oleh pemerintah semata. Untuk itu, dirinya ingin memperkuat pola kolaborasi lintas sektor melalui konsep hexahelix dengan melibatkan unsur akademisi, bisnis, komunitas, pemerintah, media, masyarakat, hingga agregator sebagai penghubung antarelemen pembangunan. Menurutnya, pola kerja kolaboratif menjadi solusi penting agar kebijakan pemerintah lebih terarah, terukur, dan berdampak langsung bagi warga Kota Banjarmasin.
Pelantikan Sekda baru ini dinilai menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kota Banjarmasin dalam memperkuat reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan yang lebih terbuka.
Sikap Ichrom Muftezar yang meminta kritik secara langsung dinilai memberi sinyal positif bagi masyarakat bahwa birokrasi tidak lagi hanya bekerja di balik meja, tetapi mulai membuka ruang partisipasi publik sebagai bagian dari upaya membangun pemerintahan yang responsif, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. kha












