PENAJAM, pojokindonesia.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Jhon Kenedi, mendukung penuh terhadap program pendidikan gratis pol yang direncanakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) pada 21 April 2025.
Kebijakan ini salah satu langkah strategis dalam menjamin akses pendidikan yang setara bagi seluruh masyarakat Kaltim, khususnya bagi warga kurang mampu.
“Program ini kami dukung karena memberi peluang yang sama bagi seluruh anak-anak Kaltim untuk bisa melanjutkan pendidikan tanpa terbebani biaya, mulai dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi,” ucap Jhon Kenedi, Rabu (30/4/2025).
Kata dia, warga Kaltim khususnya di daerah yang berjuluk Benuo Taka sangat diuntungkan dengan kebijakan ini. Apalagi bagi yang sebelumnya terkendala biaya untuk melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi, seperti Strata satu (S1), Magister (S2), hingga Doctor (S3).
“Kami mendukung masyarakat PPU untuk memanfaatkan kebijakan ini sebaik mungkin. Ini adalah kesempatan langka yang harus dimaksimalkan,” terangnya.
Program tersebut juga dinilai sejalan dengan kebutuhan di Kaltim dalam menyambut pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), kata dia, menjadi kunci agar masyarakat lokal dapat berperan aktif dalam proses pembangunan dan tidak hanya menjadi penonton di daerah sendiri.
“Kalau kita ingin bersaing dan ambil bagian dalam IKN, maka pendidikan harus jadi fondasinya. Program ini bisa jadi langkah awal ke arah itu,” jelasnya.
Ia berharap Pemprov Kaltim dapat memastikan pelaksanaan program ini merata hingga ke pelosok kabupaten/kota, dan melakukan pengawasan agar tidak terjadi kesenjangan dalam penerapan di lapangan.
“Pendidikan gratis harus benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat, bukan hanya di daerah tertentu saja,” tandasnya. (Adv)










